Website adalah wajah digital dari bisnis Anda. Sayangnya, masih banyak pemilik usaha yang melakukan kesalahan saat membangun website sehingga hasilnya tidak maksimal. Alih-alih mendatangkan pelanggan, website justru menjadi beban dan tidak memberikan keuntungan.

Berikut adalah 7 kesalahan fatal yang sering dilakukan saat membuat website bisnis:

1. Desain Tidak Profesional

Website dengan tampilan berantakan, warna tidak konsisten, atau terlalu ramai akan menurunkan kredibilitas bisnis. Ingat, kesan pertama pengunjung menentukan apakah mereka akan percaya pada brand Anda atau tidak.

2. Tidak Mobile Friendly

Lebih dari 70% pengguna internet mengakses website lewat smartphone. Jika website Anda tidak responsif, calon pelanggan akan segera meninggalkannya.

3. Loading Website Terlalu Lama

Kecepatan adalah faktor penting. Website yang butuh lebih dari 3 detik untuk terbuka berisiko ditinggalkan pengunjung. Gambar yang terlalu besar dan server lambat sering jadi penyebabnya.

4. Konten Kurang Jelas atau Tidak Menarik

Banyak website hanya fokus pada desain tanpa memperhatikan isi. Padahal, pengunjung datang untuk mencari informasi. Konten yang asal-asalan membuat bisnis terlihat tidak serius.

5. Tidak Mengoptimasi SEO

Website tanpa SEO sama saja dengan brosur yang ditaruh di tempat sepi. Tanpa optimasi kata kunci, meta, dan struktur heading, website Anda akan sulit ditemukan di Google.

6. Tidak Ada Call to Action (CTA)

Tujuan website adalah menghasilkan konversi: penjualan, pendaftaran, atau kontak. Jika tidak ada tombol CTA yang jelas, pengunjung akan bingung harus melakukan apa.

7. Mengabaikan Keamanan Website

Banyak bisnis kecil lupa mengaktifkan SSL atau sistem keamanan dasar. Akibatnya, website mudah diretas dan kepercayaan pengunjung menurun drastis.

Kesimpulan

Website bisnis yang baik harus profesional, cepat, aman, mudah diakses, dan SEO-friendly. Dengan menghindari 7 kesalahan fatal di atas, Anda bisa memiliki website yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif meningkatkan penjualan dan memperkuat branding bisnis.